oleh

Ustad Zarkasi Ajak Masyarakat Hindari Sikap Buruk Sangka

-Islam-43 1500 views

Bharindo.co.id Sergai – Ribuan umat muslim berasal dari berbagai tempat tinggal dan daerah berkumpul di Masjid Agung Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), di Desa Firdaus,Kecamatan Sei Rampah, dengan mengenakan pakaian muslim dan muslimah menunaikan ibadah Solat Idul Fitri 1443 H secara berjamaah, Senin pagi (2/5/2022).

Terlihat menunaikan Solat Idul Fitri diantaranya, Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Ketua TP.PKK Sergai Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, Ketua GOPTKI Sergai Aini Zetara Siregar Adlin Tambunan, Sekdakab Sergai HM. Faisal Hasrimy,AP, Ketua MUI Sergai H. Hasful Huznain,SH, Yanti Handayani SH, anggota DPRD Sergai, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Pengacara Ismet Lubis SH, Camat Sei Rampah dan ribuan warga.

“Jauhilah berburuk sangka,karena buruk sangka itu adalah sesuatu yang paling berpotensi melahirkan berita bohong. Janganlah suka mencari-cari kesalahan orang, jangan suka membuat isu, jangan bersaing tak sehat, jangan bersekongkol dalam keburukan, jangan saling bermusuhan dan jangan saling membenci. Jadilah kamu semua hamba-hamba Allah yang bersaudara.” Hal ini kata Ustad Zarkasi BA, dikutip dari Hadist Riwayat Ahmad No. 7520.

Hadist tersebut dapat kita pahami bahwa seharusnya orang-orang yang beriman itu saling hormat menghormati, saling menghargai, saling mendukung dalam hal-hal yang baik dan bermanfaat. Bukan malah berburuk sangka,saling membenci, menghibah dan memfitnah. Padahal ghibah dan fitnah itu dilarang dalam ajaran Islam.

Dalam tausiyah singkat tersebut, Ust. Zarkasi menguntarakan bahwa “Bukankah kita orang-orang yang beriman diperintahkan oleh Allah untuk mentaati Nya, Rasul Nya dan juga pemimpin sebagaimana ditegaskan dalam Firman Allah SWT, ” Hai orang-orang yang beriman , taatilah Allah dan Rasul Nya, dan ulil amri diantara kamu. Jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalilah ia kepada Allah (Alqur’an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (Q.S An-Nisa : 59).

Nah yang dimaksud dengan ulil Amri disini adalah pemimpin. Kita ambil satu contoh saja di Sergai. Alhamdulillah, masyarakat Kabupaten Sergai ini telah mendapatkan seorang pemimpin yang sudah baik. Beliau adalah Bupati Sergai H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati H. Adlin Umar Tambunan (Dambaan), yang sangat peduli terhadap masyarakatnya.

Kepedulian pemimpin daerah ini dapat dilihat dari sebahagian catatan, bahwa pada November 2021, ternyata telah melahirkan program Safari Pengajian dan Silaturahim Dambaan yang diselenggarakan setiap kecamatan yang dirangkai dengan penyaluran santunan untuk kaum dhu’afa berasal dari harta Zakat dan infaq para ASN yang penyalurannya melalui Baznas Sergai.

Kemudian untuk menjadikan generasi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, Pemkab Sergai menggelar kegiatan pesantren kilat dan kegiatan pramuka, belum lama ini di Bulan Suci Ramadhan yang diisi dengan Tadarus Alqur’an di Masjid Agung Sergai. Bupati Sergai dan Wakil Bupati benar-benar memperhatikan masyarakat termasuk, Bilal Mayit, guru mengaji, yang jumlahnya mencapai Tiga ribuan orang.

Selain itu, di sekolah sekolah telah melaksanakan Safari Pendidikan yang dirangkai dengan siraman rohani bagi guru juga murid. Rangkaian kegiatan itu merupakan wujud dari visi Bupati dan Wakil Bupati Sergai yang ingin menjadikan Sergai Maju Terus (Mandiri,Sejahtera,Religius).

Nah, meski sudah banyak yang diperbuat oleh Pemkab Sergai dan dirasakan oleh masyarakat luas, salah satunya lagi seperti pembangunan infrastruktur jalan, namun harus kita maklumi juga bahwa Bupati dan Wakil Bupati Sergai tidak bisa memuaskan semua orang, karena keterbatasan keuangan daerah. Kita sadari bahwa tidak ada pemimpin di dunia ini yang dapat memuaskan semua pihak, bahkan setingkat Nabi Muhammad SAW. Menurut sejarah, Nabi Muhammad SAW secara terus menerus berbuat baik, namun yang diterima beliau malah celaan, caci maki bahkan sampai dimusuhi oleh kaumnya sendiri.

Tidak cukup hanya sebatas hinaan dilidah saja, tapi Kekasih Allah SWT itu pernah dilempari dengan kotoran hewan, padahal Rasulullah SAW mengajak umat agar semuanya selamat di dunia dan akhirat.

Untuk itu, saya mengajak semua masyarakat mendo’akan Bupati dan Wakil Bupati beserta keluarga senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat dan dilindungi oleh Allah SWT, juga dimudahkan dalam memimpin daerah yang kita cintai ini. “Mari kita jauhi perbuatan sikap buruk sangka terhadap pemimpin dan sesama muslim, sebab berpotensi melahirkan informasi bohong dan dilarang dalam ajaran Islam. Imbuh Ust. Zarkasi. (ali***)