oleh

Sabu Seberat 8 Gram Dimusnahkan Kejaksaan Negeri Blora

-Hukum-35 1500 views

Bharindo.co.id Blora – Pemusnahan barang bukti (BB) kejahatan, hasil dari putusan pengadilan berupa sabu-sabu, miras, obat-obatan, uang palsu, Handphone dan pakaian, berlokasi di halaman kantor Kejaksaan Negeri Blora, Jawa Tengah, Selasa (8/11/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Ichwan Effendi menjelaskan, untuk BB yang dimusnahkan hari ini hasil dari putusan pengadilan dari bulan Juli sampai dengan bulan November 2022.

“Yang dimusnahkan tadi ada narkoba berupa sabu-sabu, ada juga ganja, ada obat, ada uang palsu, ada handphone, ada miras, ada pakaian perkara dari perlindungan anak,” jelasnya.

Pemusnahan BB ini, lanjut dia, dalam rangka melaksanakan putusan pengadilan sesuai kewenangan yang kejaksaan miliki, bahwa jaksa atau penuntut umum itu diberikan mandat tugas untuk melaksanakan penetapan hakim maupun melaksanakan putusan hakim atas perkara yang sudah diputus secara inkrah.

“Jadi sudah tidak ada upaya hukum lagi baru kita laksanakan pemusnahan,” tambah Ichwan Effendi.

Pemusnahan BB ini dilaksanakan, tambahnya, di bulan November ini karena anggaran kinerja Kejaksaan Negeri Blora berbasis anggaran. Artinya kegiatan pemusnahan BB dilaksanakan hanya dua kali dalam setahun.

“Sehingga kalau tiap bulan kita laksanakan, berarti yang 10 bulan tidak ada pelaksanaan. Jadi kita kumpulkan jadi satu,” ungkap kepala Kejaksaan Negeri Blora.

Untuk yang jenis sabu dan obat itu dimusnahkan, dirinya menjelaskan bahwa pemusnahan tersebut bisa dengan beberapa cara, tapi yang di rekom dinas kesehatan (Dinkes) adalah dengan cara diblender.

“Dengan cara di blender jadi satu antara sabu dan obat, supaya bisa tercampur baru kita buang. Ini yang aman,” jelas Ichwan Effendi.

Ia menerangkan, untuk BB minuman beralkohol yang dimusnahkan kurang lebih ada 100 botol.

“BB minuman beralkohol akan kita musnahkan di TPA, karena kalau di musnahkan di halaman kantor baunya sangat menyengat,” terangnya.

Untuk BB sabu-sabu yang dimusnahkan tadi ada sekitar 7-8 gram.

“Kalau gramnya tadi tidak dihitung dan tadi kita saksikan bersama-sama. Untuk sabu hasil dari penyisihan, jadi barang bukti langsung di penyidik. Penyidik yang memusnahkan, dan yang di bawa ke kejaksaan adalah penyisihannya yang sudah di lab,” tutup Effendi.

Untuk pemusnahan BB handphone, pakaian dan uang palsu dengan cara dibakar.

“Lebih amannya untuk pemusnahan BB jenis pakaian, uang palsu dengan dibakar. Dan untuk pemusnahan BB handphone dengan cara dihancurkan terlebih dahulu pakai martil, baru dibakar,” terangnya.

Sebagai informasi, acara pemusnahan BB dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Blora beserta staf, perwakilan Polres Blora, Perwakilan dari Rutan Blora, Perwakilan Perum Perhutani Blora, Kepala Pengadilan Negeri Blora, dan perwakilan dari Kodim 0721/Blora. (Hans)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed