oleh

PERINGATAN HARI SANTRI, TANAMKAN KEPADA SANTRI SIAGA JIWA RAGA

-Islam-43 1500 views

Bharindo.co.id, WONOSOBO – (22/10/2021) Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Asy’ariyyah Kalibeber, Wonosobo adakan upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2021 di halaman Masjid Baiturrahim,

Upacara dihadiri oleh seluruh santri PPTQ Al-Asy’ariyyah, serta guru dan karyawan dari yayasan Al-Asy’ariyyah, dengan menggunakan seragam baju putih, sarung dan sandal sebagaimana ciri khas santri.Gus Itab Pengasuh PPTQ Al-Asy’ariyyah ketika diwawancarai awak media menyampaikan :

“ Kami pondok pesantren Al-Asy’ariyyah pada peringatan hari santri nasional  tahun 2021 ini mengangkat tema sama dengan tema hari santri nasional yaitu bertumbuh berdaya dan berkarya, santri siaga jiwa raga. Hal ini sesuai dengan dawuh (perintah) Rasulullah Shalallahu Alahi Wasallam :  Man ‘Alima  wa’amila

Wa ‘allama yud’a ‘adi man fi malakuti samawati ( Barang siapa yang belajar, mengamalkan ilmunya, dan mengajarkan ilmunya,  maka nanti akan mendapatkan kedudukan yang luhur disisi Allah (di kerajaan langit ) “

Dengan mengusung tema “Santri Siaga Jiwa dan Raga” bermakna bahwa santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia.

Hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober ini adalah manifestasi atas peran ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, melalui Resolusi Jihad yang dicetuskan Nahdlatul Ulama (NU), dipimpin oleh Rais Akbar Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 1945 di Surabaya.

Semangat inilah yang harus terus dikobarkan santri untuk siap siaga jiwa dan raga, serta berkomitmen membela tanah air dengan berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam Rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia.

Dalam peringatan Hari Santri yang di gelar di Pondok Pesantren Al Asy’ariyyah ini  di hadiri alumni dan ribuan santri  santriwati di gelar Festival lomba Rebana serta Lukis kaligrafi  serta baca puisi yang di ikuti para santri dan santriwati dari berbagai wilayah di sekitar Wonosobo dan se Exs Karisedanan Kedu ini sebagai bentuk kemeriahan menghormati dan menjaga budaya di Indonesia.( Budhi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed