oleh

Direktur Hj Elina lukitasari,SE,Nik tolak 4 wartawan ketika mau di konfirmasi

-Daerah-28 1500 views

Bharindo.co.id Majalengka – Senin tanggal 7 November 2022, Direktur PDAM kabupaten Majalengka tolak wartawan saat mau di konfirmasi oleh 4 media dan cuma bisa masuk salah satu media Padahal ke empat – empat nya punya tupoksi masing -masing terkait keluhan dari konsumen karna konsumen merasa di duga di rugikan dengan adanya pelayanan PDAM yang tidak sesuai atau maksimal.

Konsumen merasa kecewa dengan adanya pelayanan PDAM yang sering mampet apa Lagi di jam – jam yang sangat di perlukan di
Pagi mau di gunakan untuk mandi karena mau beraktivitas ke kantor,ke sekolah dan keperluan rumah tangga lainnya.

Dari pagi sampai sore belum juga air Ngalir
Sedangkan konsumen sangat membutuhkan dan menunggu yang sangat di sayangkan gak ada pemberitahuan dari pihak perusahaan yaitu PDAM kalau ada pemberitahuan otomatis konsumen juga antisipasi atau cari peluang lain.  Kalau kita mengacu ke permen undangan – undang perlindungan konsumen
Di tinjau dalam pasal 4 undang – undang nomer 08 tahun 1999 mengatur mengenai hak – konsumen. Guna untuk menunjang kinerja dari pihak perusahaan daerah air minum ( PDAM )

Saudara Rolan sebagai Kabag tehnik perusahaan daerah air minum ( PDAM) kabupaten Majalengka terkait peraturan daerah tentang penyertaan modal cuma wadah doang isinya gak ada padahal sudah jelas bupati Majalengka memutuskan :
Menetapkan: peraturan daerah tentang penyertaan modal daerah kepada perusahaan daerah air minum ( PDAM) kabupaten Majalengka.
Di pasal 2 menjelaskan penyertaan modal daerah kepada PDAM bertujuan untuk:
A. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
B. Memperkuat struktur permodalan
C. Meningkatkan kontinuitas, kwalitas dan kwantitas
D. Meningkatkan kinerja PDAM
E. Mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah
F. Meningkatkan kontribusi bagi pendapatan daerah asli.
G. Memperluas cakupan pelayanan air bersih.
Jadi menurut keterangan saudara Rolan cuma wadah ber arti banyak konsumen yang mengeluh karna di duga Gak ada anggaran kemanakah anggaran penyertaan modal dari daerah/ bupati ? Dan siapa yang menerimanya?

Guna untuk menunjang kinerja dari pihak perusahaan daerah air minum (PDAM)
di mohon Kepada pihak terkait yaitu bupati Majalengka, Dewan dan inspektorat untuk menindak tegas pengawasan dan pembinaan jangan sampai banyak konsumen yang di rugikan ( kecewa) laporan setiap per triwulan di duga bohong. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed