IBU SURY SOEPREDJO Murka terkait isu Bangunan ilegal pariwisata lolak tersoroti Media.

Syamsulbachri Maliki   |   NASIONAL  |   Rabu, 17 Juni 2020 - 12:13:41 WIB   |  dibaca: 1538 kali
IBU SURY SOEPREDJO Murka terkait isu Bangunan ilegal pariwisata lolak tersoroti Media.

 

Bharindo Co.id Lolak Bolmong SULAWESI UTARA.
Terkait pemberitaan media pada hari selasa (16/6/20) tentang bangunan tempat usaha pariwisata di tepian pantai lolak yang ilegal (Tanpa dokumen jelas) memicu Amarah dari Sang penguasa"Ibu suri kakak kandung dari Bupati bolaang mongondow kepada awak media bharindo dengan nada ancaman dan hinaan lewat chatingan watshab'Oh ngana kang opo bekas dari pol pp siap siap ngana kita lapor" dan ba mancari di tampa laeng jo om, panta putih tidak tau malu seperti itu bunyi chatingn via Watshap,Atas tindakan seperti ini membuat rasa tidak nyaman dalam diri seseorang dan perkataan seperti ini akan kami tindak lanjuti keranah hukum melalui POSPERA (Posko perjuangan Rakyat )sebagai kuasa pendampingan.

Yaa,Benar semua yang di beritakan oleh media Bharindo kemarin karena benar si'Ibu suri memang angkuh,selalu menggunakan kekuasaanya di karenakan punya Adik kandung seorang Bupati  bolaang mongondow pandai memperdayai orang lemah seperti saya kata (HP) saya orang miskin di gertak dan di usir oleh pol pp dan ke polisian di lahan perkebunan saya pada tanggal 19 september 2017 itu semua kekuatan kekuasaan yang di gunakan 'Suri terhadap saya.
Kepada Bharindo ketua "POSPERA Dolly Paputungan mengatakan,Jika perkataan yang dikirimkan melalui watshap kepada seorang wartwan dan menanggapinya dengan Emosional dari seorang keluarga pejabat itu tidak seharusnya seperti itu 'Sury harus mawas diri dan intropeksi janganlah menganggap seseorang terlalu rendah Apalagi terhadap seorang wartawan,Mereka mencari informasi sesuai fungsi mereka, kita tidak bisa halangi tugas mereka Pers adalah Salah satu unsur kedaulatan rakyat sesuai undang undang perz nomor 40 tahun 1999 (Tentang pers) dan saya mengenal sepak terjang Biro bharindo mereka sangat Lugas,berani dan bertanggung jawab bila Ada kalimat yang mengancam wartawan seperti yang di ucapkan 'Suri itu sangat keliru ucap 'Dolly.
Tambahnya juga setelah polemik ini terjadi pastilah tindakan Suri akan mengancam keluarga yang berhubungan dengan pemberitaan ini,paling tidak keluarga saya yang bekerja di istansi pemerintah,pasti akan menuai ancaman pemecatan dan sebagainya,jika itu terjadi saya akan presur sebab tidak ada keterkaitan dengan pemberitaan ini dan ini akan menjadi polemik baru buat kami Tutup'Dolly.

Peliput (Maurits.L)
 

Profil Syamsulbachri Maliki

Syamsulbachri Maliki

Box Redaksi

Pemimpin Redaksi/Pimpinan Umum/Penanggung Jawab :

Syamsul Bachri Maliki

Pemimpin Perusahaan :

Farmansyah M, SE,MM

Wakil Pimpinan Perusahaan:

Agus Yulianto

Redaktur Pelaksana :

Haidar Lakoro

Redaktur :

Isyadi

Kepala Bagian Pengembangan dan Investigasi :

Amir Papalia

Wakil Kepala Pengmbangan dan Investigasi :

Dodi Suhendri

Redaktur Eksekuti :

1. M. Amin Marcel, 2, Teguh Nurcahyo

Redaksi :, 

Hajirin,  Yus Rinaldi, Mujahidin Saleh, Asril Tatande

Kepala Perwakilan DKI : Bambang Jaya Laksana

Kepala Perwakilan Jabar : Dudi Surachman

Wartawan Perwakilan : Deni, Dedi, IM Gunawan, Dede,Fitri Yani

Kabiro Kab. Bandung : Agus Kusnadi, Kabiro Kota Bandung : Sukarso, Kabiro Sumedang : Acil Hernis, Kabiro. Wakabiro Sumedang : Edi Hariyadi. Wartawan Sumedang  : Usep Jamaludin SAg, Yusuf Afifudin, Fuad Abdurrahman, Akhmad Taufik Hidayat.  Garut : Syarif Paliba, Wartawan Garut : Budiyanto, Dadang Suherman, Kabiro Majalengka : Yeyet, Kabiro Cianjur : Kikim Sukmawan, Kabiro Sukabumi : Ejang, Wartawan Sukabumi :Abdulloh, Heri Setiawan, Saripudin, Dedih Darmawan, Yogi Sapta Nuryaman, Ukan Setiawan, Babas s., Ucup Supriadi, Eman Suparman, Entis Sutisna, Nadi Alpiansyah.Ade Abdul Rahman, Rizwan, Rifki Ardiansyah, Surya dan SuryanaEjang,  Kabiro Indramayu : Tirmo Kabiro Karawang : Fauzi

Kepala Perwakilan Jawa Timur : Agus Yulianto

Wartawan Perwakilan Jatim : M. Markus I

Kabiro Banyuwangi : Basri, Korwil Madura : Zainal ZA, Kabiro, Akhmad Sudaryanto, Suhartono, Kabiro  Mataraman : Purwanto

Kepala Perwakilan Jawa Tengah : Riswanto

Kabiro Purwekerto : Mbah Joko, Kabiro Purbalingga : Riswanto, Kabiro Banjarnegara : Keris Purnomo, Kabiro Kebumen : Dr. Tri Pujo, Kabiro Kota Tegal : Roy, Kabiro Wonosobo : Yusup Khoiron

Kepala Perwakilan Sulut : Hendra Tololiu

Wartawan Perwakilan Manado, : Rusdianto Tioki, Chris Pendong

Kabiro BMR, Gun Mokodongan, Wartawan : Thomas Sundayo,Euris Maurit Lokong. Kabiro Sangihe Talaud : Benyfacius Sasiang

Kepala Perwakilan Gorontalo : 

Kepala Perwakilan  Sulawesi Selatan : M. Andi  Ahsan

Kepala Perwakilan Kalimantan Selatan : MUslim Naim

Kepala Perwakilan Kalimantan Timur : H. Agus Salim SH

Kepala Perwakilan Kalimantan Barat : Saidul Amri

Wakil Kaper : Franki Yakob

Kepala Perwakilan Nusa Tenggara Barat : Budiman

Kabiro Lombok Tengah , Kabiro Lombok Timur : Wartawan Lotim : Samsul Bahri, Suyanto Sutrisno , Kabiro Lombok Utara,: Suparwadi, Wartawan : Supardi,  Kabiro Sumbawa Besar :   Kabiro Dompu : , Kabiro Bima :  . Editor : 

Kepala Perwakilan Bali : I. Made Suastika

Wartawan Perwakilan Bali :I Ketut Chandra Kurniawan SH, Bambang Is Haryadi, A A N Gd Eka Paramitha P, I. Kade Agus Teja N, Opan

Kepala Perwakilan Sumut : Hary Budiono

Koordinator Wil I : Harno Pijati, Wartawan Sedang Bedagai : Rafii Saragih, Ali Lubis, Kabiro Labuhan Baru : Toyang Tobing

Kepala Perwakilan Riau  : Azhar

Kepala Perwakilan Sumatera Selatan : Lubis

Kepala Perwakilan Lampung : Yusup Budiono

Kepala Perwakilan Banten  Heri Iskandar

Wartawan Banten : Deddy Haryadi.

Kabiro Tangerang Selatan : Deni Ramdani. Wartawan Tangsel : Agus Sunanto, Dede Mohammad Nazmi W:artawan Tangerang Raya : Hadi Jatmiko.

Kepala Perwakilan Kepulauan Riau : Ipur Satriawan

Kabiro Batam : Zulkani. Wartawan Batam : Rafael Sabon Payon

 

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

rizal moko
27 Juni 2020 - 21:11:14 WIB

kpd yth redaksi bharindo...
sekadar saran, sebelum memuat berita baiknya di edit dulu supaya enak dibaca.
minimal cara menulis berita sesuai ejaan, tata cara menulis.
pembaca jadi pusing, tdk mengerti isi berita apa lagi maksudnya.
sebaiknya dilakukan pelatihan menulis lagi bru jadi wartawan.
karna karya seorang jurnalis itu dimengerti oleh pembaca...

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook